
SINGARAJA, SINGARAJANOW – Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Kabupaten Buleleng bersama Universitas Terbuka (UT) terus mematangkan rencana kerja sama yang diarahkan untuk memperkuat layanan perpustakaan dan kearsipan berbasis digital. Tahapan pembahasan Perjanjian Kerja Sama (PKS) digelar secara virtual di Ruang BCC Dinas Kominfosanti Buleleng, Senin (20/7).
Asisten I Setda Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, mengatakan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menilai kolaborasi dengan Universitas Terbuka akan memberikan nilai tambah bagi pengembangan perpustakaan dan kearsipan di Kabupaten Buleleng.
“Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam membangun layanan perpustakaan yang lebih berkualitas, sekaligus memperkuat sistem kearsipan yang mampu mengikuti perkembangan teknologi,” katanya.
Ariadi berharap seluruh proses penyusunan PKS dapat segera diselesaikan sehingga program-program yang telah dirancang dapat segera diimplementasikan.
Di sisi lain, Kepala DAPD Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Letter of Intent (LoI) yang telah dilaksanakan pada awal Juni lalu. Pembahasan yang sedang berlangsung mencakup pengembangan kualitas layanan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dan penguatan kelembagaan.
Menurutnya, Universitas Terbuka akan memberikan dukungan berupa pelatihan dan pendampingan dalam penggunaan sistem informasi perpustakaan yang terintegrasi dengan teknologi informasi dan komunikasi.
“Ke depan, masyarakat tidak lagi harus datang langsung ke perpustakaan hanya untuk mencari informasi mengenai koleksi buku. Dengan sistem berbasis online, seluruh informasi dapat diakses secara lebih mudah dan cepat,” ungkap Dody.
Ia menambahkan, digitalisasi perpustakaan menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Karena itu, DAPD Buleleng berupaya menghadirkan layanan yang lebih inovatif, efisien, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap perpustakaan daerah dapat menjadi pusat literasi modern yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Buleleng,” tutupnya.
