Atlet Buleleng Kantongi 16 Medali Emas dan Perlihatkan Potensi Besar di Ajang Dancesport Bali
Sapu Puluhan Medali di Tabanan Open III 2026, Dancesport Buleleng Kian Percaya DiriAtlet Buleleng Kantongi 16 Medali Emas dan Perlihatkan Potensi Besar di Ajang Dancesport BaliSingaraja | Humas IODI BulelengPrestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen dancesport Kabupaten Buleleng dalam ajang Tabanan Open III Tahun 2026 yang digelar di GOR Debes Utara, Tabanan, pada 23–24 Mei 2026. Tim Buleleng sukses mengumpulkan total 42 medali yang terdiri atas 16 emas, 13 perak, dan 13 perunggu.Keberhasilan tersebut diraih melalui penampilan maksimal 39 atlet yang turun di berbagai kategori pertandingan. Konsistensi para atlet sepanjang kompetisi membuat Buleleng tampil sebagai salah satu kontingen dengan perolehan medali terbanyak pada kejuaraan tersebut.Pasangan Gede Riski Saputra dan Anastasya Andhita Limantara menjadi salah satu penyumbang prestasi terbaik setelah berhasil keluar sebagai juara pada nomor Rising Star. Nomor tersebut dikenal memiliki tingkat kesulitan tinggi karena peserta wajib mengikuti empat kategori dansa dengan sistem akumulasi nilai dalam satu penjurian.Selain sukses di Rising Star, pasangan itu juga berhasil menyabet medali emas pada nomor Pre Amateur Latin dan FFA Chacha. Raihan tersebut semakin memperkuat posisi atlet dancesport Buleleng sebagai salah satu kekuatan potensial di Bali.Pelatih Dancesport Buleleng, Putu Krisna Yudha, mengatakan hasil yang diraih merupakan buah dari kerja keras dan kedisiplinan para atlet selama menjalani program latihan.Ia mengapresiasi semangat juang seluruh atlet yang tetap fokus dan percaya diri selama pertandingan berlangsung.“Capaian ini tentu sangat membanggakan. Anak-anak mampu menunjukkan kualitas, semangat bertanding, dan kerja keras yang selama ini dibangun dalam latihan,” ungkapnya saat dikonfirmasi Senin (25/5).Menurutnya, dukungan dari KONI Buleleng, official, orang tua atlet, dan seluruh tim pelatih juga menjadi bagian penting dalam perkembangan prestasi dancesport Buleleng hingga saat ini.Deretan atlet muda Buleleng turut tampil gemilang dengan menyumbangkan medali emas di sejumlah nomor pertandingan. Ni Kadek Ranindya Maheswari Wijaya berhasil menjadi juara pada nomor Solo Tango U-14, Solo Waltz U-14, dan Solo Quickstep U-14.Sementara atlet usia dini Ni Kadek Gita Ganeshita mencatatkan prestasi membanggakan lewat dua medali emas pada kategori Syllabus Jive U-9 dan Linedancesport Chacha U-9.Prestasi emas lainnya juga dipersembahkan Ketut Asri Laksmi Dewi bersama Ni Made Nia Maylarossa pada nomor Synchronize Rumba dan Synchronize Jive. Putu Surya Ardana dan Carmen Milla Gross turut meraih podium tertinggi pada nomor Novice A.Kemudian pasangan I Gede Ananda Kiran Aprilio dan Ni Kadek Ranindya Maheswari Wijaya sukses menjadi juara pada nomor Junior Waltz U-14. Medali emas tambahan juga datang dari Made Balina Gita Jayantari pada nomor Solo Waltz U-11, Kadek Aiswarya Prema Jyoti dan Ni Putu Naila Efia Ariesta pada nomor Synchronize Waltz U-13, Luh Putu Dinda Saraswati pada nomor Syllabus Chacha, serta I Gusti Ayu Komang Mas Mesty Yani pada nomor Solo Jive U-14.Putu Krisna Yudha berharap hasil positif tersebut dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus mengasah kemampuan dan menjaga mental juara dalam setiap kompetisi.“Semoga capaian ini menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi lagi. Kami ingin atlet-atlet Buleleng terus berkembang dan mampu bersaing di level yang lebih besar,” tandasnya.
