01.09.2026

Tim Pengabdian UNUD Gunakan Bondres untuk Edukasi HIV/AIDS pada Remaja di Desa Giri Emas Buleleng

0
Picture2

SINGARAJA, SINGARAJANOW – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Udayana menyelenggarakan kegiatan edukasi HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi melalui teater tradisional Bondres di Kantor Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Sabtu (1/8).

Kegiatan yang merupakan bagian dari program METIMPAL (Membangun Edukasi Tim Inisiator Muda Pendidik Antar-Lingkar) ini diikuti oleh 15 anggota Karang Taruna dan turut dihadiri oleh warga Desa Giri Emas sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai HIV/AIDS, kesehatan reproduksi, serta pentingnya menghilangkan stigma terhadap Orang dengan HIV (ODHIV).

Kegiatan ini diawali dengan role play (bermain peran) yang diperagakan oleh para remaja. Melalui simulasi tersebut, peserta menampilkan berbagai fenomena remaja yang kerap dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pergaulan seks bebas dan berisiko tertular HIV, mabuk karena alkohol, judi online, hingga kecanduan narkoba. Penampilan ini menjadi pengantar sebelum memasuki sesi edukasi berbasis kearifan lokal melalui Bondres METIMPAL.

Selanjutnya, edukasi melalui pertunjukan Bondres yang mengangkat tema pencegahan HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi. Dengan memadukan humor khas Bali dan alur cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat, Bondres menyampaikan pesan mengenai cara penularan HIV, upaya pencegahan, pentingnya deteksi dini, serta ajakan untuk menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV. Selain itu, Bondres juga menyampaikan aplikasi METIMPAL yang dapat digunakan dalam menyebarluaskan informasi kesehatan.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Tidak hanya para remaja, warga Desa Giri Emas juga tampak antusias mengikuti jalannya pertunjukan. Pendekatan edukasi berbasis seni budaya ini menciptakan suasana belajar yang lebih komunikatif dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan, sehingga pesan-pesan kesehatan dapat diterima dengan lebih efektif.

Melalui Program METIMPAL, yang merupakan implementasi hibah Pengabdian Kemitraan Masyarakat dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, tim pengabdian dari Universitas Udayana berupaya memperkuat peran masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan HIV/AIDS melalui edukasi yang inklusif dan mudah diterima. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam membentuk METIMPAL di Desa Giri Emas. Para remaja yang mengikuti pelatihan diharapkan mampu menjadi pendidik sebaya atau peer educator yang dapat menyebarluaskan informasi mengenai HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi kepada teman sebaya maupun masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *