Mahasiswa IMK Singaraja Raih Juara II Utsawa Widyatarka Susastra Bali 2026

SHARE
Lolos dari Tahap Penyisihan hingga Final, Tim Bahasa Bali IMK Buktikan Komitmen Melestarikan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali

SINGARAJA, SINGARAJANOW – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Institut Mpu Kuturan (IMK) Singaraja. Tim Program Studi Bahasa Bali berhasil meraih Juara II pada ajang Utsawa Widyatarka Susastra Bali 2026 yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan sekaligus Bulan Bung Karno Tahun 2026. Minggu (5/7)

Kompetisi bergengsi tersebut menjadi wadah penguatan literasi serta pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali bagi generasi muda. Pelaksanaannya sejalan dengan implementasi Visi Pembangunan Bali 2025–2030 serta Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang Perlindungan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali.

Perjalanan tim IMK Singaraja menuju podium juara diawali sejak proses pendaftaran yang berlangsung pada akhir April hingga awal Mei 2026. Selanjutnya, tim mengikuti babak audisi atau penyisihan tingkat provinsi yang digelar pada 6–9 Mei 2026, bersaing dengan perwakilan perguruan tinggi dari seluruh Bali.

Berkat penampilan yang konsisten dan penguasaan materi yang baik, tim IMK Singaraja berhasil lolos ke babak final yang diselenggarakan pada Rabu, 10 Juni 2026, di Aula Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali. Pada babak puncak tersebut, tim IMK Singaraja berhadapan dengan tim dari Universitas Udayana (UNUD) dan Poltekkes Denpasar.

Materi yang diujikan meliputi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali, 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru, Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru, Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah, hingga materi umum mengenai susastra Bali.

Melalui persaingan yang berlangsung ketat, tim IMK Singaraja akhirnya berhasil meraih Juara II, berada tepat di bawah Universitas Udayana yang keluar sebagai juara pertama.

Penghargaan kepada para pemenang diserahkan pada Minggu, 28 Juni 2026, bertepatan dengan Penutupan Bulan Bung Karno Tahun 2026. Penyerahan hadiah berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Ibu Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri, sebagai Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, bersama jajaran pengurus partai dan para peserta dari seluruh Bali.

Perwakilan tim IMK Singaraja sekaligus juru bicara dalam lomba, Made Anang Dwipayana, mahasiswa Semester VI Program Studi Bahasa Bali, mengaku bersyukur atas pengalaman dan prestasi yang diraih.

“Saya sangat senang dapat mengikuti Utsawa Widyatarka Susastra Bali ini. Sebagai mahasiswa, lomba ini benar-benar membantu meningkatkan kemampuan intelektual kami, khususnya di bidang susastra Bali. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada PDI Perjuangan yang telah menyelenggarakan lomba cerdas cermat ini sehingga kami bersama rekan-rekan dapat mengasah kemampuan dan memperdalam pengetahuan mengenai bahasa dan sastra Bali. Ke depan saya berharap kegiatan seperti ini terus ditingkatkan agar semakin banyak generasi muda yang mencintai dan melestarikan budaya Bali,” ujar Made Anang Dwipayana.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Institut Mpu Kuturan Singaraja, Dr. I Nyoman Miarta Putra, S.Ag., M.Ag., menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan dedikasi mahasiswa yang telah mengharumkan nama institusi di tingkat Provinsi saat konfirmasi via panggilan WA.

“Kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa yang telah berjuang dan berhasil meraih Juara II Utsawa Widyatarka Susastra Bali 2026. Prestasi ini sangat selaras dengan visi institusi untuk mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, bermartabat, dan berkarakter Tri Kaya Parisudha. Melalui ajang ini, mahasiswa tidak hanya menunjukkan kemampuan akademik, tetapi juga membuktikan komitmennya dalam melestarikan bahasa, aksara, dan sastra Bali sebagai bagian dari identitas budaya bangsa,” ungkapnya.

Menurutnya, momentum Bulan Bung Karno menjadi ruang aktualisasi bagi generasi muda untuk menghidupkan semangat ‘Berkepribadian dalam Kebudayaan’ sebagaimana diwariskan Bung Karno melalui konsep Trisakti.

“Melalui lomba kebahasaan dan sastra Bali ini, mahasiswa Institut Mpu Kuturan Singaraja telah membuktikan bahwa mereka mampu menjadi insan yang bermartabat, tidak hanya memahami pemikiran Bung Karno secara teoritis, tetapi juga mengimplementasikannya dengan menjaga akar kebudayaan nasional melalui pelestarian aksara, bahasa, dan sastra Bali. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul, religius, berkarakter, dan berbudaya. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengobarkan semangat Bung Karno melalui karya, prestasi akademik, dan pengabdian kepada masyarakat. Maju terus mahasiswa Institut Mpu Kuturan Singaraja. Jayalah Kebudayaan Bali, Jayalah Indonesia,” tegas Dr. I Nyoman Miarta Putra.

Prestasi yang diraih tim Program Studi Bahasa Bali IMK Singaraja diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan akademik sekaligus menjaga eksistensi bahasa, aksara, dan sastra Bali sebagai warisan budaya yang harus terus dilestarikan di tengah perkembangan zaman.