
KLUNGKUNG, SINGARAJANOW – Bupati Klungkung I Made Satria menekankan pentingnya peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai representasi masyarakat di tingkat desa. Menurutnya, BPD tidak boleh hanya dipandang sebagai mitra formal kepala desa, tetapi harus hadir sebagai penyalur aspirasi warga.
Hal itu disampaikan saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-7 Forum Komunikasi dan Koordinasi Badan Permusyawaratan Desa (FKK BPD) Kabupaten Klungkung Tahun 2026 yang berlangsung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Minggu (10/5/2026).
Dalam sambutannya, Satria menyebut momentum HUT FKK BPD menjadi refleksi sekaligus penguatan komitmen pengabdian anggota BPD dalam menyerap dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat desa.
“Momentum peringatan HUT ke-7 ini adalah wadah penguatan pengabdian untuk menampung aspirasi masyarakat desa. Badan Permusyawaratan Desa bukan sekadar mitra kerja kepala desa, tetapi merupakan representasi nyata dari suara masyarakat untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, adaptif, dan akuntabel,” ujar Satria.
Ia meminta seluruh anggota BPD menjalankan tugas pokok dan fungsi secara profesional, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi integritas. Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat harus diperkuat agar berbagai persoalan dan kebutuhan warga bisa terpetakan dengan baik.
Bupati juga mengingatkan agar setiap aspirasi yang diterima tidak berhenti di tahap penampungan, tetapi dikawal hingga menjadi bagian dari kebijakan pembangunan desa.
Selain itu, Satria mendorong pemerintahan desa agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman dengan menerapkan tata kelola yang modern dan responsif.
“Saya berharap BPD se-Kabupaten Klungkung terus berbenah, semakin solid, dan konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat demi mewujudkan desa yang lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua FKK BPD Kabupaten Klungkung I Wayan Arsa menjelaskan, perayaan HUT ke-7 tahun ini mengusung tema “Kompak dan Harmonis untuk Kemajuan Desa Mendukung Terwujudnya Klungkung Mahotama.”
Tema tersebut mencerminkan komitmen BPD untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa demi mendukung pembangunan yang selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Klungkung.
Kegiatan ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas terselenggaranya peringatan HUT ke-7 FKK BPD. Hadir pula Anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Klungkung Tjokorda Gede Agung, jajaran kepala OPD Pemkab Klungkung, camat, Forkopimcam, dan undangan lainnya.
