
SINGARAJA, SINGARAJANOW – Kontingen menembak Kabupaten Buleleng mencatat prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Jateng Open Shooting Series (JOSS) 2026. Medali emas berhasil diraih oleh Savitri Mirzaeila pada nomor 10 Meter Air Rifle Women Paper Target setelah membukukan nilai 590,0.
Kejuaraan yang diikuti atlet dari berbagai provinsi di Indonesia ini menjadi ajang bergengsi untuk mengukur kemampuan, konsistensi, dan ketepatan para penembak. Nomor yang dipertandingkan meliputi 10 Meter Air Rifle dan 10 Meter Air Pistol sesuai ketentuan Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin).
Pada seri perdana yang berlangsung 16–17 Mei 2026, persaingan berlangsung sangat ketat. Buleleng menurunkan Savitri Mirzaeila dan Ni Ketut Eni Medinawati di nomor Air Rifle Women, serta Wayan Reditayasa, Samuel CM, dan Andre CM di nomor Air Rifle Men. Seluruh atlet bertanding secara daring melalui cluster Lapangan Tembak Tohpati, Denpasar.
Sekretaris Pengkab Perbakin Buleleng, Komang Andre, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Savitri yang kembali menunjukkan performa terbaiknya di tingkat nasional.
“Selamat atas pencapaian luar biasa yang telah mempertahankan gelarnya, Savitri. Prestasi ini adalah bukti dedikasi dan kedisiplinan yang tinggi. Kerja bagus. Semoga gelar juara ini menjadi awal dari prestasi-prestasi yang lebih gemilang ke depannya,” ujarnya, Minggu (17/5/2026).
Meski belum seluruh atlet berhasil meraih medali, Komang Andre tetap memberikan dorongan kepada para atlet agar terus mengasah kemampuan dan menjaga disiplin latihan.
“Bagi yang belum juara, jangan berkecil hati dan tetap semangat. Seorang penembak hebat tidak lahir dalam semalam. Kegagalan hari ini adalah peluru pembelajaran terbaik agar tembakanmu jauh lebih presisi di kesempatan berikutnya. Teruslah berlatih dengan lebih disiplin lagi,” katanya.
Selain sukses meraih medali emas, atlet menembak Buleleng juga menunjukkan performa yang membanggakan dengan menempati peringkat kelima, keenam, dan ketujuh di sejumlah nomor pertandingan pada Kejurnas Menembak JOSS 2026.
