
SINGARAJA, SINGARAJANOW – Seorang warga negara asing (WNA) perempuan asal Denmark ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kawasan Perumahan Puri Dolphin 99 Blok A/21, Banjar Dinas Banyualit, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 11.00 Wita. Korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri.
Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan, kepolisian bergerak cepat ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Korban diketahui bernama Maja Miriam, lahir 24 Juli 1972, berkewarganegaraan Denmark. Selama ini korban tinggal seorang diri di rumah tersebut,” ujar IPTU Yohana.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh I Dewa Made Dwi Putra, petugas PDAM yang hendak melakukan pengecekan meteran air. Saksi sempat mengucapkan permisi, namun tidak mendapat respons. Saat pintu pagar rumah terlihat terbuka, saksi masuk ke halaman dan menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
“Korban ditemukan dengan tali melilit di bagian leher dan dipastikan sudah tidak bernapas. Saksi kemudian segera memberitahukan warga sekitar,” jelas IPTU Yohana.
Pemilik rumah, Made Astawa, yang merupakan paman dari pemilik sah rumah tersebut, selanjutnya datang ke lokasi dan melaporkan kejadian itu ke aparat desa serta kepolisian. Berdasarkan keterangan saksi, korban telah menempati rumah tersebut sekitar empat bulan terakhir.
Dari informasi yang dihimpun, sehari sebelum kejadian korban sempat mendatangi rumah Made Astawa dan menyampaikan kata-kata perpisahan. Korban juga diketahui sering mengeluhkan kondisi stres serta permasalahan ekonomi kepada sejumlah saksi.
“Korban sebelumnya pernah melakukan percobaan bunuh diri pada Desember 2025 dan berhasil diselamatkan oleh warga,” tambah IPTU Yohana.
Hasil pemeriksaan awal oleh dokter forensik dr. Clarisa, S.For, menyebutkan korban diperkirakan meninggal kurang dari 24 jam sebelum ditemukan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski demikian, pemeriksaan lanjutan tetap dilakukan di RSUD Buleleng untuk memastikan penyebab kematian secara menyeluruh.
Sementara itu, Kapolsek Singaraja Kompol Gede Juli, S.IP, turun langsung ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta memastikan proses penyelidikan berjalan sesuai prosedur.
