Hadiri Konferensi Cabang VIII Muslimat NU, Wabup Gede Supriatna Dorong Penguatan Peran Organisasi dalam Pembangunan Daerah

SHARE
Konferensi diharapkan melahirkan program dan gagasan strategis yang mampu memperkuat kontribusi Muslimat NU bagi kemajuan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Buleleng

SINGARAJA, SINGARAJANOW – Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna menghadiri Konferensi Cabang VIII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Buleleng Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Azana Style Lovina, Minggu (21/6/2026). Kehadiran Wakil Bupati didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Buleleng, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Buleleng, serta Camat Seririt.

Konferensi Cabang VIII Muslimat NU Kabupaten Buleleng menjadi agenda penting organisasi dalam melakukan evaluasi program kerja, menyusun arah kebijakan organisasi ke depan, sekaligus memperkuat konsolidasi internal untuk meningkatkan peran dan kontribusi kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gede Supriatna menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya konferensi tersebut. Menurutnya, forum organisasi seperti ini memiliki peran strategis dalam merumuskan langkah-langkah pembangunan sosial kemasyarakatan yang sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wabup Supriatna menilai Muslimat NU selama ini telah memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan yang berdampak positif bagi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Buleleng sangat mengapresiasi terselenggaranya Konferensi Cabang VIII Muslimat NU Kabupaten Buleleng sebagai momentum penting untuk melakukan evaluasi organisasi, menyusun program kerja ke depan, serta memperkuat komitmen dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Supriatna.

Lebih lanjut, ia berharap konferensi ini mampu menghasilkan berbagai gagasan konstruktif dan keputusan strategis yang dapat memperkuat eksistensi organisasi sekaligus meningkatkan manfaatnya bagi masyarakat luas.

“Kami berharap konferensi ini dapat melahirkan ide-ide baru, memperkuat soliditas organisasi, serta menghasilkan keputusan terbaik yang memberikan manfaat bagi kemajuan Muslimat NU dan masyarakat Kabupaten Buleleng secara umum,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Supriatna juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk terus membangun kolaborasi dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Ia mengajak seluruh peserta konferensi untuk terus menjaga kerukunan, memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, serta mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

“Pemerintah Kabupaten Buleleng senantiasa membuka ruang kolaborasi dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Mari bersama-sama menjaga kerukunan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta terus berkontribusi dalam mewujudkan Buleleng yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera,” pungkasnya.

Konferensi Cabang VIII Muslimat NU Kabupaten Buleleng diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota Muslimat NU dari berbagai wilayah di Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam menentukan arah organisasi sekaligus memperkuat peran Muslimat NU sebagai mitra pembangunan daerah.