Fakultas Brahma Widya IAHN Mpu Kuturan Perkuat Kerja Sama dengan Desa Pemuteran
Penyerahan berkas PKS dan laporan tindak lanjut menjadi langkah konkret mendorong kolaborasi perguruan tinggi dengan pemerintah desa melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
SINGARAJA, SINGARAJANOW – Fakultas Brahma Widya Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, melalui penyerahan berkas Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus laporan tindak lanjut kerja sama, Kamis (8/10) . Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk menghadirkan kontribusi akademik yang relevan dengan kebutuhan dan potensi masyarakat desa.
Penyerahan berkas dilakukan oleh Wakil Dekan II Fakultas Brahma Widya, Dr. I Wayan Titra Gunawijaya, S.Fil.H., M.Ag., bersama Kepala Laboratorium Fakultas Brahma Widya, I Nyoman Hari Mukti Dananjaya, S.Fil.H., M.Ag., kepada Perbekel Desa Pemuteran, Nyoman Arnawa. Kegiatan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk berkoordinasi mengenai pengembangan program dan langkah lanjutan dari kerja sama yang telah dibangun.
Wakil Dekan II Fakultas Brahma Widya, Dr. I Wayan Titra Gunawijaya, menyampaikan bahwa kemitraan dengan pemerintah desa merupakan bagian dari upaya mendekatkan peran perguruan tinggi dengan masyarakat. Menurutnya, Desa Pemuteran memiliki berbagai potensi lokal yang dapat dikembangkan melalui kajian akademik maupun kegiatan pengabdian yang melibatkan dosen dan mahasiswa.
“Kerja sama ini tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen PKS, tetapi bagaimana kerja sama tersebut dapat ditindaklanjuti melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Fakultas Brahma Widya memiliki tanggung jawab untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Perbekel Desa Pemuteran, Nyoman Arnawa, menyambut positif keberlanjutan kerja sama dengan Fakultas Brahma Widya IAHN Mpu Kuturan. Ia menilai keterlibatan perguruan tinggi dapat membuka peluang bagi pengembangan masyarakat melalui dukungan pengetahuan, keilmuan, serta pendampingan sesuai kebutuhan desa.
“Kami menyambut baik kerja sama dengan Fakultas Brahma Widya. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi Desa Pemuteran, khususnya dalam mendukung kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan potensi desa,” harapnya.
Koordinasi antara kedua pihak diharapkan menghasilkan berbagai program kolaboratif yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, kerja sama tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu mendorong keterlibatan aktif perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Sebagai fakultas yang mengembangkan keilmuan di bidang filsafat, teologi, susastra, dan pemikiran Hindu, Fakultas Brahma Widya berupaya menerapkan hasil kajian akademik dalam kehidupan masyarakat. Sinergi dengan Pemerintah Desa Pemuteran menjadi salah satu ruang untuk menghubungkan pengembangan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata di tingkat lokal.
Penyerahan berkas PKS dan laporan tindak lanjut tersebut sekaligus menegaskan komitmen kedua pihak untuk memperluas peluang kerja sama secara berkelanjutan. Melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan potensi Desa Pemuteran serta meningkatkan manfaat kehadiran perguruan tinggi di tengah masyarakat.
On