19.10.2026

Emas Nagoya Menggema hingga Buleleng, Desak Rita Ukir Rekor Baru Asian Games

0
639229

Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali membawa nama Buleleng ke podium tertinggi Asia setelah menaklukkan persaingan ketat nomor Women’s Speed di Jepang.

SINGARAJA, SINGARAJANOW – Kabar kemenangan Desak Made Rita Kusuma Dewi dari Jepang langsung menjadi kebanggaan bagi masyarakat Buleleng. Atlet panjat tebing Indonesia tersebut berhasil memenangkan nomor Women’s Speed pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, sekaligus mencatat rekor baru Asian Games.

Desak memastikan emas setelah mencatat waktu 6,062 detik pada final yang berlangsung di Nagoya International Exhibition Hall, Portmesse, Rabu (30/9). Kemenangan itu ditentukan dengan selisih yang sangat tipis karena Deng Lijuan dari China membuntuti dengan waktu 6,064 detik.

Sementara itu, Jeong Jimin dari Korea Selatan menempati posisi ketiga dengan catatan 6,18 detik dan membawa pulang medali perunggu.

Kecepatan Desak di lintasan bukan hanya mengantarkannya kembali ke podium tertinggi, tetapi juga membuatnya memperbarui rekor Asian Games miliknya sendiri. Sebelumnya, rekor tersebut tercatat 6,07 detik.

Prestasi di Nagoya sekaligus melanjutkan catatan emas Desak di Asian Games. Pada Asian Games Hangzhou 2022, ia juga berhasil menjadi juara nomor speed putri. Untuk kontingen Indonesia, emas Desak menjadi medali emas keempat pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Dari Buleleng, apresiasi datang dari jajaran FPTI. Ketua Umum FPTI Buleleng, Dr. Haji Wahjoedi, menyampaikan rasa syukur atas perjuangan Desak yang kembali menghasilkan prestasi di tingkat Asia dan dunia.

“Dengan penuh haru, sujud syukur dan suka cita mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pengurus FPTI Buleleng atas team work, doa dan support tiada henti yang telah menguatkan perjuangan patriot terbaik kita Desak Made Rita Kusuma Dewi dalam menorehkan prestasi terbaik di tingkat Asia dan dunia,” ujarnya.

Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, juga menyampaikan ucapan selamat kepada Desak. Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Buleleng sekaligus memberikan tambahan prestasi bagi Indonesia.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Buleleng dan juga KONI Kabupaten Buleleng, saya mengucapkan selamat buat Desak Rita karena pada Asian Games di Nagoya tahun 2026 ini bisa memperoleh atau mempersembahkan medali emas buat kontingen Indonesia,” kata Supriatna.

Bagi Supriatna, perjalanan Desak juga memiliki nilai penting bagi pembinaan atlet daerah. Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Buleleng untuk terus mengembangkan kemampuan.

“Kita berharap dengan keberhasilan Desak ini bisa menginspirasi, bisa memotivasi atlet Buleleng khususnya atlet panjat tebing Buleleng untuk bisa mengikuti jejak Desak Rita ke depannya,” ujarnya.

Prestasi Desak juga melengkapi deretan atlet Buleleng yang mampu berbicara di level internasional. Sebelumnya, Komang Gading Darmawan dan Dewa Putu Bayu dari binaan PBFI Buleleng meraih medali perak pada 58th Asian Bodybuilding and Physique Sports Championships 2026 di Bangkok, Thailand.

Kemudian I Gede Prabawa Darma Nugraha Mapet ikut mempersembahkan medali emas bagi Indonesia pada nomor Fairway Competition Men’s Team dalam 10th World Cup Woodball Championship 2026 di Perlis, Malaysia.

“Mudah-mudahan atlet Buleleng terus bisa menunjukkan militansinya di ajang dunia. Ini merupakan hasil pembinaan dan proses latihan, kerja keras dan disiplin yang sangat panjang sebelum menjadi juara dunia,” jelas Supriatna.

Desak sendiri menyampaikan bahwa kemenangan tersebut tidak lepas dari dukungan masyarakat dan keluarga. Ia secara khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Buleleng yang terus mendoakan perjuangannya.

“Medali emas ini saya persembahkan penuh rasa syukur untuk Tanah Air Indonesia dan bagi seluruh insan olahraga yang terus berjuang mengharumkan nama bangsa. Saya juga mengucapkan terima kasih mendalam kepada masyarakat Buleleng, kampung halaman tercinta, keluarga, atas setiap doa terbaik yang selalu mengiringi langkah saya,” terang Desak melalui sambungan telepon, Kamis (1/10) pagi.

Namun, medali emas Asian Games bukan menjadi titik akhir. Desak telah kembali menyiapkan diri untuk tantangan selanjutnya, yakni mengejar target tampil di Olimpiade Los Angeles.

“Selanjutnya, saya kembali fokus dan bersiap penuh untuk menyambut Olimpiade Los Angeles. Saya mohon doanya selalu, semua ini bisa terwujud atas kekuatan doa masyarakat Indonesia dan kerja keras seluruh tim yang sangat hebat,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *