
SINGARAJA, SINGARAJANOW – Pelaksanaan Busungbiu Festival 2026 mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Buleleng sebagai upaya memperkuat pelestarian budaya sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat membuka festival di Lapangan Busungbiu, Sabtu (16/5), menyampaikan bahwa Kecamatan Busungbiu memiliki sumber daya yang sangat potensial, baik di sektor pertanian, perkebunan, seni budaya, maupun ekonomi kreatif masyarakat.
Menurutnya, komoditas unggulan seperti kopi, cengkeh, kakao, dan kelapa selama ini menjadi kekuatan utama ekonomi warga.
Di sisi lain, kekayaan tradisi dan budaya lokal juga dinilai memiliki nilai besar untuk terus dikembangkan.
“Busungbiu Festival 2026 bukan hanya kegiatan hiburan, tetapi menjadi sarana pelestarian budaya, promosi potensi wilayah, dan penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Sutjidra.
Ia menilai festival tersebut menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali kegiatan budaya tingkat kecamatan setelah vakum selama beberapa tahun.
Semangat gotong royong masyarakat Busungbiu dalam menyukseskan festival pun mendapat apresiasi dari pemerintah daerah.
Bupati Sutjidra menyebut keterlibatan aktif masyarakat bersama pemerintah kecamatan menunjukkan kuatnya kolaborasi dalam menjaga identitas budaya daerah sekaligus mendukung pembangunan berbasis potensi lokal.
Selain itu, perkembangan UMKM, industri rumahan, dan sektor ekonomi kreatif di Busungbiu juga disebut terus mengalami pertumbuhan positif.
Pemerintah Kabupaten Buleleng, lanjutnya, berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah guna memperkuat sektor ekonomi serta pariwisata berbasis budaya dan alam.
“Saya melihat nilai kebersamaan masyarakat Busungbiu masih sangat terjaga. Ini menjadi modal besar dalam membangun daerah yang mandiri dan sejahtera,” katanya.
Di akhir sambutannya, Bupati asal Desa Bontihing itu berharap Busungbiu Festival mampu menjadi agenda yang tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, namun juga memperkuat kecintaan generasi muda terhadap seni, budaya, dan tradisi Bali.
Pemkab Buleleng, kata dia, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan masyarakat yang berdampak positif bagi pengembangan budaya, ekonomi kerakyatan, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
