
SINGARAJA, SINGARAJANOW – Upaya pengembangan sektor perikanan budidaya di Kabupaten Buleleng kembali menunjukkan hasil positif. Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra menghadiri panen perdana ikan bandeng premium yang dibudidayakan di Keramba Jaring Apung (KJA) Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Jumat (29/5).
Kegiatan panen tersebut turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng serta para penyuluh perikanan yang selama ini mendampingi proses budidaya.
Bandeng premium yang dipanen merupakan hasil budidaya Kelompok Usaha Bersama (KUB) Bunga Indah di bawah pembinaan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng. Proses pemeliharaan dilakukan sejak tahap pembesaran benih (nener) hingga mencapai ukuran konsumsi dan ekspor dengan masa budidaya selama kurang lebih lima bulan setengah.
Pada panen tahap awal ini, produksi yang berhasil diangkat diperkirakan mencapai tiga ton dengan ukuran rata-rata tiga hingga empat ekor per kilogram. Dari total 16 petak budidaya yang aktif, keseluruhan produksi diproyeksikan mencapai sekitar delapan ton bandeng siap pasar.
Keberhasilan budidaya tersebut menjadi bukti bahwa kawasan pesisir Desa Sumberklampok memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sentra produksi bandeng berkualitas tinggi. Selain mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik, hasil budidaya juga telah menjangkau pasar ekspor, termasuk Malaysia dan Filipina.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan, pengembangan budidaya bandeng di wilayah pesisir tidak hanya diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan daerah, tetapi juga sebagai langkah meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat nelayan.
“Mudah-mudahan keberhasilan ini menjadi contoh atau model yang memotivasi kelompok-kelompok lainnya dalam mengembangkan budidaya ikan bandeng, khususnya di wilayah Kecamatan Gerokgak,” ujar Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra.
Menurutnya, potensi sektor perikanan budidaya di Kecamatan Gerokgak masih sangat besar untuk terus dikembangkan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen memberikan dukungan agar usaha budidaya yang dijalankan masyarakat mampu berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.
Saat ini tercatat lebih dari 60 kelompok nelayan aktif terlibat dalam pengembangan budidaya bandeng di wilayah tersebut. Ke depan, kawasan Gerokgak diharapkan dapat tumbuh sebagai sentra produksi bandeng unggulan yang dikenal secara nasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat, menjelaskan bahwa keberhasilan panen kali ini didukung oleh kondisi perairan yang baik sehingga pertumbuhan ikan berlangsung optimal selama masa pemeliharaan.
“Proyek demplot percontohan ini bertujuan memaksimalkan potensi laut demi ekonomi masyarakat pesisir. Tidak hanya berfokus di sektor hulu, program ini juga mendorong hilirisasi melalui unit usaha bandeng cabut duri guna mendongkrak nilai jual produk. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengedukasi nelayan agar wilayah Gerokgak sukses menjadi pusat budidaya bandeng premium,” tutup Kadis Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng.
