PMI Buleleng Gencarkan Edukasi Kemanusiaan bagi Pelajar melalui RCA

SHARE
Ketua PMI Buleleng, Gede Supriatna, saat membuka secara resmi kegiatan Red Cross in Action (RCA) di Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja, Minggu (3/5).

SINGARAJA, SINGARAJANOW – Pemerintah Kabupaten Buleleng menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam rangka memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia yang jatuh setiap 8 Mei.

Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat edukasi kemanusiaan, khususnya di kalangan pelajar.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Buleleng yang juga Ketua PMI Buleleng, Gede Supriatna, saat membuka secara resmi kegiatan Red Cross in Action (RCA) di Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja, Minggu (3/5).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia.

RCA menyasar generasi muda dengan tujuan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini serta mendorong keterlibatan aktif pelajar dalam berbagai aksi sosial.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan peran dan fungsi PMI secara lebih luas kepada siswa.

“Ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan untuk memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia,” ujar Supriatna.

Ia menambahkan bahwa kegiatan RCA memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap sesama. Melalui berbagai aktivitas edukatif, para siswa diajak memahami peran PMI dalam bidang sosial dan kemanusiaan.

“Kegiatan ini sangat positif untuk memperkenalkan PMI kepada siswa-siswa, khususnya anak muda, yang nantinya diharapkan bisa tertarik untuk bergabung dan berkontribusi,” jelasnya.

Sebagai Ketua PMI Buleleng, Supriatna juga menekankan pentingnya menumbuhkan empati, solidaritas, dan kepedulian sosial di kalangan pelajar.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun generasi yang berkarakter dan berjiwa kemanusiaan.

“Dengan memupuk kegiatan sosial kepada siswa, akan tumbuh rasa empati, persaudaraan, serta meningkatkan kesadaran sosial dan kemanusiaan pada anak-anak di Kabupaten Buleleng,” tutupnya.