
SINGARAJA, SINGARAJANOW – Sekretaris TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Hermawati Supriatna, melaksanakan kegiatan monitoring dan pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) di tiga satuan pendidikan yang berada di Kecamatan Sukasada, Rabu (3/6). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran warga sekolah terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan pendidikan.
Adapun sekolah yang menjadi lokasi pembinaan meliputi TK Cahaya Kumara di Desa Pancasari, SD Negeri 3 Pegadungan, serta SMP Ayodya Pura yang berlokasi di Desa Selat.
Dalam kunjungan tersebut, Ny. Hermawati Supriatna bersama tim melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi lingkungan sekolah. Selain berdialog dengan para guru dan peserta didik, ia juga mengevaluasi berbagai fasilitas penunjang kesehatan yang tersedia, termasuk sarana kebersihan, pengelolaan sampah, serta sistem pemilahan sampah yang diterapkan oleh masing-masing sekolah.
Menurutnya, program pembinaan UKS/M memiliki peran penting dalam menanamkan kesadaran tentang pola hidup bersih dan sehat sejak usia dini. Melalui program tersebut, peserta didik diharapkan tidak hanya memahami pentingnya menjaga kebersihan diri, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekolah serta mampu menerapkan perilaku hidup sehat dalam aktivitas sehari-hari.
Ny. Hermawati Supriatna menjelaskan bahwa terciptanya lingkungan sekolah yang sehat merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mendorong keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi generasi muda.
Ia menambahkan, suasana sekolah yang tertata dengan baik dan terjaga kebersihannya akan memberikan dampak positif terhadap proses belajar mengajar. Lingkungan yang sehat dinilai mampu mendukung kenyamanan peserta didik dalam belajar sekaligus menunjang tumbuh kembang mereka secara optimal.
Pada kesempatan yang sama, Ny. Hermawati Supriatna juga memberikan motivasi kepada para guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik agar menjadikan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari, baik ketika berada di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembinaan UKS merupakan program kesehatan sekolah yang dilaksanakan secara berkesinambungan dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, bersih, nyaman, sehat, dan kondusif sehingga mampu mendukung pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara maksimal.
Melalui kegiatan monitoring dan pembinaan tersebut, diharapkan budaya hidup bersih dan sehat semakin mengakar di lingkungan sekolah serta menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang sehat, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya.
