
SINGARAJA, SINGARAJANOW– Komitmen dalam membangun kepedulian sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat kembali diwujudkan oleh Yayasan Ekadanta Balidwipa melalui kolaborasi dalam kegiatan Bakti Sosial EduCare 2026 yang mengusung tema “Bersama Kita Peduli: Berbagi Bersama, Peduli Bersama.” Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 8 Juli 2026 di Desa Tunjung, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga sosial, perguruan tinggi, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menghadirkan manfaat yang langsung dirasakan oleh warga.
Kegiatan EduCare merupakan hasil kolaborasi Yayasan Ekadanta Balidwipa, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAHN Mpu Kuturan, serta Tim Sosial Fakultas Kedokteran dan Program Studi Keperawatan STIKES. Kolaborasi lintas institusi ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya.
Sebagai mitra utama dalam kegiatan ini, Yayasan Ekadanta Balidwipa memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program, baik dalam aspek koordinasi maupun penyediaan bantuan sosial yang disalurkan kepada masyarakat. Melalui kerja sama tersebut, panitia berhasil mendistribusikan 33 paket sembako kepada warga yang membutuhkan serta menyelenggarakan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis yang diprioritaskan bagi masyarakat lanjut usia (lansia). Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan bantuan buku pendidikan sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.
Program EduCare tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan sebagai investasi masa depan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh kehangatan, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Tunjung.
Perwakilan masyarakat dan pemerintah desa memberikan apresiasi atas keterlibatan Yayasan Ekadanta Balidwipa dalam mendukung kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Made Ardana, selaku Babinsa Desa Tunjung, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menghadirkan program tersebut di wilayahnya.
“Kami mengapresiasi Yayasan Ekadanta Balidwipa bersama IAHN Mpu Kuturan yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Desa Tunjung. Bantuan sembako maupun pemeriksaan kesehatan sangat membantu masyarakat, terutama para lansia. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau desa-desa lainnya di Kecamatan Kubutambahan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Bhabinkamtibmas Desa Tunjung, Bapak Edi, yang menilai bahwa program EduCare menjadi contoh nyata sinergi berbagai pihak dalam membangun kesejahteraan masyarakat.
“Program ini sangat baik karena tidak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan dan bantuan sosial, tetapi juga memberikan bantuan buku sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan. Semoga kolaborasi antara Yayasan Ekadanta Balidwipa dan IAHN Mpu Kuturan terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin besar bagi masyarakat,” ungkapnya.
Keberhasilan penyelenggaraan EduCare juga mendapat apresiasi dari Dr. I Nyoman Miarta Putra, S.Ag., M.Ag., selaku Wakil Rektor III IAHN Mpu Kuturan. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial bersama Yayasan Ekadanta Balidwipa merupakan implementasi nyata pembelajaran yang menghubungkan teori akademik dengan praktik kehidupan masyarakat.
Beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL), di mana mahasiswa belajar secara langsung melalui pengalaman nyata di tengah masyarakat.
“Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan di ruang kuliah, tetapi juga belajar mengembangkan empati, kepedulian sosial, kemampuan berkolaborasi, dan jiwa pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran Yayasan Ekadanta Balidwipa sebagai mitra memberikan pengalaman yang sangat berharga dalam membangun karakter mahasiswa sebagai agen perubahan,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan EduCare menunjukkan bahwa proses pendidikan akan menjadi lebih bermakna ketika mahasiswa mampu menerapkan ilmu pengetahuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
Sementara itu, Dr. Ida Bagus Putu Eka Suadnyana, S.H., M.Fil.H., selaku Ketua LPPM IAHN Mpu Kuturan, menilai bahwa kolaborasi dengan Yayasan Ekadanta Balidwipa merupakan bentuk kemitraan strategis dalam memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan arah kebijakan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, terutama dalam mendorong keterlibatan mahasiswa pada program pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan melalui pendekatan teologi sosial.
“Kegiatan seperti ini memberikan ruang kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus membangun kepekaan sosial dan spiritual. Kehadiran Yayasan Ekadanta Balidwipa menjadi contoh bagaimana lembaga sosial dapat bersinergi dengan perguruan tinggi dalam menghadirkan program-program yang benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Beliau berharap kemitraan tersebut dapat terus diperkuat sehingga program EduCare dapat diperluas ke berbagai desa di Kabupaten Buleleng bahkan menjangkau kabupaten lain di Provinsi Bali sebagai implementasi nyata semangat “Kemenag Berdampak”, yaitu menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Melalui kegiatan EduCare 2026, Yayasan Ekadanta Balidwipa kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari gerakan sosial yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan kemanusiaan, pendidikan, dan kesehatan. Bersama IAHN Mpu Kuturan dan berbagai mitra lainnya, yayasan ini tidak hanya menghadirkan bantuan sosial, tetapi juga membangun semangat kolaborasi yang memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan masyarakat.
Program ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang terus berkembang setiap tahun, sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat, sekaligus memperkuat peran Yayasan Ekadanta Balidwipa sebagai lembaga yang aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan di Bali
