
SINGARAJA, SINGARAJANOW – Red Bull Cliff Diving World Series 2026 kembali menghadirkan panggung olahraga ekstrem kelas dunia di Kabupaten Buleleng. Kegiatan yang berlangsung berkolaborasi dengan TNI Angkatan Laut ini digelar pada 19–23 Mei 2026 dengan lokasi utama di Air Terjun Kroya. Acara pembukaan dilaksanakan di kawasan pesisir Hotel Singaraja pada Selasa (19/5/2026).
I Nyoman Sutjidra menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Buleleng sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan seri dunia tersebut. Menurutnya, hal ini merupakan kehormatan sekaligus peluang besar untuk memperkenalkan potensi wisata Bali Utara kepada masyarakat internasional.
“Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara yang telah memilih Buleleng sebagai lokasi Red Bull Cliff Diving World Series 2026. Ini sebuah kehormatan bagi kami karena para diver dari seluruh dunia akan hadir di Buleleng,” ujarnya.
Bupati Sutjidra juga mengapresiasi seluruh pihak penyelenggara yang sukses menghadirkan kejuaraan bergengsi di kawasan wisata alam Buleleng. Kehadiran event internasional ini diyakini dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.
Air Terjun Kroya di Desa Sambangan dipilih sebagai lokasi utama karena memiliki panorama alam yang khas dan menjadi bagian dari deretan air terjun populer di Buleleng yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Menurut Bupati Sutjidra, Buleleng memiliki sedikitnya 17 air terjun dengan karakteristik yang beragam. Di kawasan Sambangan juga terdapat Air Terjun Aling-Aling yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata petualangan unggulan di Bali Utara.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan mampu mendukung sektor pariwisata Kabupaten Buleleng. Kami tidak hanya memiliki air terjun, tetapi juga wisata lumba-lumba, wisata budaya, serta berbagai destinasi lain yang tidak kalah dengan Bali Selatan,” katanya.
Ia menambahkan bahwa Buleleng memiliki nilai historis penting bagi Bali. Singaraja pernah menjadi Ibu Kota Sunda Kecil sekaligus Ibu Kota Provinsi Bali sebelum pusat pemerintahan dipindahkan pada tahun 1958.
Melalui penyelenggaraan Red Bull Cliff Diving World Series 2026, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap kekayaan wisata alam dan budaya Bali Utara semakin dikenal di tingkat global. Ajang ini juga diharapkan menjadi momentum untuk mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.
“Selamat datang seluruh peserta Red Bull Cliff Diving World Series 2026 di Kabupaten Buleleng. Nikmati Bali dan nikmati Pesona Bali Utara,” pungkasnya.
