
SINGARAJA, SINGARAJANOW – Pengembangan kawasan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali terus berlanjut. Pemerintah Provinsi Bali bersama masyarakat sekitar Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, menyepakati proses pembebasan lahan guna mendukung pembangunan tahap lanjutan kawasan strategis tersebut.
Kesepakatan itu berlangsung saat Gubernur Bali, Wayan Koster melakukan pertemuan langsung dengan warga sekitar kawasan tower pada Minggu (17/5).
Dalam kegiatan tersebut, turut mendampingi Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra bersama sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Bali.
Tahap kedua pembangunan Turyapada Tower disebut akan difokuskan pada pengembangan fasilitas pendukung, mulai dari penataan kawasan, pembangunan planetarium, convention center, gondola, hingga peningkatan akses jalan menuju lokasi.
Gubernur Wayan Koster menjelaskan, proses pembebasan lahan dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku dengan melibatkan lembaga appraisal independen untuk menentukan nilai ganti untung lahan milik warga.
“Lebar lahan yang dibutuhkan sekitar 20 meter dengan panjang kurang lebih satu kilometer sesuai kebutuhan proyek. Penentuan harga dilakukan oleh lembaga appraisal dan setelah proses selesai, pembayaran akan langsung diberikan kepada masyarakat pemilik lahan,” jelasnya.
Menurut Koster, pembangunan kawasan Turyapada tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Pemerintah Provinsi Bali berencana membentuk koperasi masyarakat sebagai wadah pengembangan usaha warga.
Selain itu, masyarakat lokal, khususnya lulusan SMA dan SMK di sekitar kawasan, akan diprioritaskan mendapatkan pelatihan kerja agar siap terlibat dalam pengelolaan kawasan wisata dan fasilitas pendukung Turyapada Tower.
Tak hanya itu, penataan lingkungan permukiman warga juga masuk dalam program pengembangan kawasan.
Sekitar 40 rumah warga direncanakan mendapat revitalisasi, termasuk perbaikan bagian atap rumah agar kawasan sekitar tower terlihat lebih tertata dan menarik.
“Biaya revitalisasi rumah warga akan dihitung dan dibiayai melalui APBD,” imbuhnya.
Di sela agenda pertemuan, Gubernur Bali juga meninjau area communal space yang sedang dibangun untuk mendukung aktivitas UMKM masyarakat sekitar.
Ia turut menikmati panorama bunga pecah seribu berwarna ungu yang tumbuh di kawasan Turyapada.
