Festival Singa Kren 2026 Dorong Ekonomi Kreatif, Transaksi UMKM Tembus Rp360 Juta

SHARE
Ibu Wabup Hermawati Supriatna sedang memilih baju undek UMKM yang sedang berjualan di Singa Kren Festival 2026 pada Penutupan Minggu, (10/5)

SINGARAJA – Penutupan Singa Kren Festival 2026 berlangsung meriah di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng, Minggu (10/5). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut resmi ditutup Camat Buleleng Govi Suparnaca dan dihadiri Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna bersama Sekretaris TP PKK Kabupaten Buleleng Hermawati Supriatna.

Turut hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, para perbekel dan lurah se-Kecamatan Buleleng, serta jajaran staf Kecamatan Buleleng.

Festival tahunan tersebut menjadi wadah pengembangan kreativitas masyarakat sekaligus ruang promosi budaya dan penguatan ekonomi lokal melalui pelibatan pelaku UMKM, komunitas kreatif, hingga sanggar seni di Kabupaten Buleleng.

Dalam sambutannya, Camat Buleleng Govi Suparnaca menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan festival. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas budaya lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Festival ini bukan hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ajang memperkenalkan potensi budaya, kreativitas generasi muda, serta memperkuat perputaran ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM lokal,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengapresiasi antusiasme masyarakat dan seluruh pelaku UMKM yang turut ambil bagian dalam festival tersebut. Dirinya menilai Singa Kren Festival 2026 mampu menjadi salah satu agenda daerah yang memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi kreatif dan pariwisata di Kabupaten Buleleng.

“Pemerintah Kabupaten Buleleng akan terus mendukung kegiatan berbasis budaya dan ekonomi kreatif seperti ini karena terbukti mampu menggerakkan UMKM lokal sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata daerah,” ungkapnya.

Panitia pelaksana melaporkan, berbagai kegiatan digelar selama festival berlangsung, mulai dari fashion show, lomba karaoke antar desa, pementasan sanggar seni, penampilan band lokal, hingga pertunjukan gong kebyar anak. Selain itu, puluhan pelaku UMKM turut meramaikan festival dengan menyajikan beragam produk dan kuliner khas daerah.

Dari hasil pelaksanaan selama tiga hari, transaksi UMKM dalam festival tersebut tercatat mencapai kurang lebih Rp360 juta.

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penyerahan piala kepada para pemenang lomba oleh Sekretaris TP PKK Kabupaten Buleleng Hermawati Supriatna didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng serta Camat Buleleng.

Penutupan festival berlangsung semarak dengan antusiasme masyarakat yang memadati area kegiatan sejak sore hingga malam hari.