
SINGARAJA, SINGARAJANOW – Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) yang merupakan ajang kompetisi olahraga tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora), kembali menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi diri. Kegiatan ini bertujuan memupuk rasa persaudaraan, disiplin, serta meningkatkan kesehatan, sekaligus menjaring bibit unggul atlet berprestasi dari jenjang SD hingga SMA/SMK.
Pada ajang Porjar Kabupaten Buleleng tahun ini, cabang olahraga pencak silat menghadirkan persaingan yang ketat. Namun, Bakti Negara Banyuning berhasil menunjukkan dominasinya dengan meraih prestasi gemilang sebagai peraih medali emas terbanyak.
Dalam kejuaraan tersebut, Bakti Negara Banyuning mencatatkan perolehan 1 medali emas pada ajang O2SN, serta 16 medali emas, 6 medali perak, dan 8 medali perunggu pada Porjar. Capaian ini menegaskan kekuatan dan konsistensi mereka dalam membina atlet-atlet muda berprestasi.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras para atlet dan pelatih yang telah mempersiapkan diri sejak jauh hari. Pelatih Bakti Negara Banyuning, Nova Sagiantara, mengaku bangga atas perjuangan anak didiknya.
“Kami sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari, dan rasa lelah terbayarkan dengan perolehan emas terbanyak ini,” ujarnya.
Meski berhasil meraih hasil maksimal, Nova tetap mengingatkan para atlet untuk tidak cepat berpuas diri. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap rendah hati serta terus meningkatkan kemampuan.
“Jangan jumawa, tetap rendah diri, dan terus berlatih agar bisa meraih prestasi lebih tinggi di tingkat provinsi maupun nasional,” pesannya.
Dengan capaian ini, Bakti Negara Banyuning diharapkan mampu terus melahirkan atlet-atlet pencak silat berprestasi yang dapat mengharumkan nama Buleleng di kancah yang lebih tinggi.
