
SINGARAJA, SINGARAJANOW, – Perpustakaan Mahima yang berlokasi di Jalan Pantai Indah III Nomor 46, Singaraja, kini resmi dibuka untuk masyarakat umum. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat budaya literasi, khususnya di kalangan generasi muda di Kabupaten Buleleng.
Peresmian ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, yang hadir bersama sejumlah pejabat daerah serta perwakilan Yayasan Mahima Institut, Selasa (31/3).
Dalam sambutannya, Kadek Sonia Piscayanti menyampaikan bahwa perpustakaan dengan koleksi sekitar 3.000 buku ini dipersembahkan sebagai kontribusi nyata bagi Kota Singaraja. Meski masih memiliki keterbatasan fasilitas, terutama pada ruang baca, pihaknya tetap optimistis keberadaan perpustakaan ini akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Ia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah untuk memperkuat berbagai program literasi yang akan dijalankan ke depan, khususnya bagi pelajar di Buleleng.
Sementara itu, Wakil Bupati Gede Supriatna memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menilai kehadiran Perpustakaan Mahima dapat menjadi ruang alternatif bagi siswa dan mahasiswa untuk meningkatkan minat baca serta memperluas wawasan.
Selain itu, ia mendorong Yayasan Mahima untuk turut mempromosikan Gedong Kirtya sebagai pusat literasi berbasis lontar di Buleleng. Menurutnya, diperlukan inovasi agar warisan sastra tradisional dapat dikemas lebih menarik dan relevan bagi generasi muda masa kini.
