Turnamen Futsal Berjenjang Meriahkan HUT ke-422 Singaraja, Fokus Cetak Atlet Muda

SHARE
Bupati Sutjidra menendang bola sebagai permainan dimulai bertempat di GOR Indoor Bhuana Patra Singaraja, Rabu (25/3)

SINGARAJA, SINGARAJANOW, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat komitmen dalam pembinaan atlet usia dini. Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan turnamen futsal berjenjang yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja. Rabu (25/3)

Turnamen yang digagas Panitia Pelaksana (Pantap) HUT Kota Singaraja ini melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA/sederajat). Konsep berjenjang tersebut dirancang untuk membentuk sistem pembinaan yang berkelanjutan dan terarah.

Wabup Supriatna ikut bermain bersama FORKOMPINDA dan Wartawan

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menyampaikan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam mencetak atlet futsal berkualitas. Menurutnya, pembinaan yang dimulai sejak usia dini akan memberikan fondasi kuat bagi perkembangan atlet di masa depan.

Ia menambahkan, pola pembinaan berjenjang memungkinkan talenta muda terpantau sejak awal, sehingga proses pengembangan kemampuan dapat dilakukan secara optimal di setiap tingkat pendidikan.

Selain pertandingan utama, kegiatan ini juga diramaikan dengan laga persahabatan antara tim Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan wartawan. Pertandingan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan sekaligus menghadirkan hiburan bagi masyarakat.

Menjelang puncak perayaan HUT ke-422 Kota Singaraja pada 30 Maret, berbagai kegiatan turut digelar untuk melibatkan partisipasi masyarakat luas. Mulai dari jalan sehat, lomba hias, lomba penjor, carving buah, hingga fun run menjadi bagian dari kemeriahan.

Sebagai penutup rangkaian acara, akan digelar parade budaya yang melibatkan seluruh kecamatan di Kabupaten Buleleng. Parade ini mengangkat kisah perjalanan Ki Barak Panji Sakti yang dikemas melalui perpaduan seni tradisional dan modern, sehingga diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Pemkab Buleleng berharap semangat kebersamaan, sportivitas, serta kecintaan terhadap olahraga dan budaya lokal dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.