
SINGARAJA, SINGARAJANOW – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Sawan I menjadi salah satu perwakilan Kabupaten Buleleng yang berhasil meraih penghargaan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2025 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Penyerahan penghargaan tersebut disaksikan secara daring oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, dari Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng, Rabu (11/2).
Penghargaan ini menjadi bukti keberhasilan UPTD Puskesmas Sawan I dalam membangun kepercayaan publik serta memastikan pelayanan yang berorientasi pada hasil dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Menteri PANRB RI, Rini Widyantini, menyampaikan bahwa kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut merupakan bagian dari evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Zona Integritas (ZI).
Menurutnya, Kementerian PANRB terus mendorong birokrasi agar semakin berdampak, transparan, dan selaras dengan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Penyerahan penghargaan SAKIP dan ZI Tahun 2025 ini merupakan bentuk apresiasi kepada instansi pemerintah yang telah menunjukkan upaya terbaik dalam memperkuat tata kelola reformasi birokrasi serta menghadirkan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa evaluasi AKIP dan ZI menjadi bagian dari masa transisi penting menuju sistem akuntabilitas yang lebih berdampak. Evaluasi tidak lagi hanya berfokus pada pemenuhan aspek administratif, melainkan menjadi pendorong utama dalam pencapaian prioritas Presiden dan arah pembangunan nasional.
“SAKIP dan ZI bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen nyata dalam mendukung prioritas Presiden dan pembangunan nasional, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi, hilirisasi industri, perbaikan layanan kesehatan dan pendidikan, serta penguatan ketahanan pangan,” tegasnya.
