
SINGARAJA, SINGARAJANOW – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng meluncurkan inovasi KSATRIA 2026 (Kompetisi Satlinmas Tangguh, Responsif, Inspiratif, dan Andal) sebagai langkah memperkuat kapasitas dan peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di tingkat desa dan kelurahan. Program ini digelar mulai 12 Februari hingga 25 Maret 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-422 Kota Singaraja, HUT ke-76 Satpol PP, serta HUT ke-64 Satlinmas.
Kepala Satpol PP Kabupaten Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono, mengatakan KSATRIA 2026 dirancang untuk membangkitkan semangat Satlinmas agar semakin aktif, solid, dan profesional dalam menjalankan tugas perlindungan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota Satlinmas mampu meningkatkan kesiapsiagaan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya sekadar kompetisi, melainkan menjadi bagian dari upaya pembenahan menyeluruh terhadap kualitas Satlinmas di Kabupaten Buleleng. Penilaian dilakukan secara terukur dan objektif dengan mengacu pada empat pilar utama, yakni tangguh, responsif, inspiratif, dan andal.
Adapun sejumlah aspek yang dinilai dalam kompetisi ini meliputi kesiapan personel, kelengkapan sarana dan prasarana, kecepatan merespons laporan masyarakat, keterlibatan dalam kegiatan sosial, hingga tertib administrasi serta pemanfaatan sistem informasi. Dengan indikator tersebut, Satpol PP berharap kualitas Satlinmas dapat meningkat secara menyeluruh di setiap wilayah.
Selama ini, Satlinmas memiliki peran strategis dalam menjaga ketertiban lingkungan, pengamanan kegiatan masyarakat, hingga membantu penanganan situasi darurat dan kebencanaan. Melalui KSATRIA 2026, Satpol PP Buleleng optimistis Satlinmas semakin siap dan sigap dalam menjaga ketenteraman masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana di daerah.
