
SINGARAJA, SINGARAJANOW, – Gubernur Bali, I Wayan Koster, menyerahkan bantuan kepada SD Negeri 5 Banjar yang terdampak banjir bandang pada 6 Maret 2026. Penyerahan bantuan dilakukan pada Senin (30/3) siang, didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya.
Bantuan yang diberikan berasal dari dana gotong royong pegawai Pemerintah Provinsi Bali dengan total nilai mencapai Rp129 juta. Dana tersebut diperuntukkan bagi perbaikan sarana dan prasarana sekolah yang mengalami kerusakan cukup parah akibat bencana.
Sebelumnya, Koster telah meninjau langsung kondisi sekolah yang terdampak banjir di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Dalam kunjungan tersebut, ia menerima berbagai masukan dari pihak sekolah terkait kebutuhan mendesak untuk mempercepat pemulihan fasilitas agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan normal.
Menurut Koster, kerusakan yang terjadi membuat lingkungan sekolah tidak layak digunakan sementara waktu. Meski sebelumnya telah ada bantuan dari pihak lain, namun dinilai masih belum mencukupi untuk pemulihan secara menyeluruh.
Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Provinsi Bali kemudian menyalurkan bantuan tambahan melalui dana gotong royong ASN. Selain itu, Koster juga merealisasikan janjinya untuk memberikan bantuan langsung kepada para siswa.
Sebanyak 66 siswa menerima bantuan masing-masing sebesar Rp1 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sekolah seperti pembelian seragam, buku, maupun perlengkapan belajar lainnya.
Dalam kesempatan itu, Koster juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap semangat belajar meskipun sempat terdampak bencana.
Sementara itu, Kepala SD Negeri 5 Banjar, I Made Wismaya, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Bali. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu dalam mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan di sekolahnya.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam memastikan keberlangsungan proses belajar bagi generasi muda di tengah kondisi pascabencana.
Kegiatan penyerahan bantuan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya unsur DPRD Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Buleleng, serta perangkat wilayah setempat.
