Jembatan Putus, Kurir Masuk Sungai di Tengah Banjir

SHARE
Foto Korban Dalam Perawatan

Buleleng — Jembatan penghubung Desa Dapdap Putih dengan Desa Bongancina yang terputus akibat bencana alam beberapa hari memakan korban, seorang pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh ke sungai setelah tidak menyadari kondisi jembatan yang ambruk akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Busungbiu beberapa hari yang lalu.

Kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut terjadi di ruas Jalan Raya Desa Dapdap Putih menuju Desa Bongancina, tepatnya di KM 50,400 Banjar Dinas Tista, Desa Dapdap Putih, Kecamatan Busungbiu, pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. Satu unit sepeda motor Honda Scoopy DK 3314 UBV yang dikendarai I Nyoman Satria Dharma, alamat jln Udayana no. 7 A, Banjar Tegal Singaraja, yang diketahui sebagai kurir terjatuh ke sungai setelah melintasi jalur yang terdampak kerusakan infrastruktur.

“Saat melintas di lokasi kejadian, pengendara tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan terjatuh ke sungai dari jembatan yang terputus. Korban beserta sepeda motor tercebur ke sungai,” ungkap Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi, Minggu (18/1/2026).

Dalam kejadian itu, pengendara mengalami luka lecet pada tangan kiri serta bengkak pada lutut kaki kanan. Korban dalam kondisi sadar dan sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas I Busungbiu sebelum dirujuk ke RS Parama Sidhi Singaraja untuk penanganan lebih lanjut.

IPTU Yohana menambahkan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan sementara, kecelakaan diduga terjadi akibat kurangnya kewaspadaan pengendara saat melintas di jalur menurun tersebut. “Dugaan awal karena tidak menyadari adanya jembatan yang terputus, dalam keadian tersebut tidak terdapat korban jiwa dan korban juga sudah mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.

Akibat peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, korban hanya mengalami luka-luka dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1 juta. Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat melintas di wilayah yang terdampak bencana atau infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan.