Jaga Rekor WTP, Bupati Buleleng Minta OPD Tingkatkan Kualitas Laporan Keuangan

SHARE

SINGARAJA, SINGARAJANOW,- Pemerintah Kabupaten Buleleng terus berupaya mempertahankan prestasi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan memperkuat kualitas pengelolaan keuangan daerah. Komitmen tersebut kembali ditegaskan Bupati Buleleng, I Nyoman Sujidra, saat membuka kegiatan entry meeting pemeriksaan laporan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kamis (9/4).

Dalam kesempatan itu, Sujidra mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar menjadikan proses audit sebagai sarana introspeksi dan pembenahan. Ia menilai, laporan keuangan yang baik tidak hanya memenuhi standar administrasi, tetapi juga mencerminkan pengelolaan anggaran yang bertanggung jawab.

Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam penyusunan laporan, mulai dari kelengkapan dokumen hingga kesesuaian dengan aturan yang berlaku. Menurutnya, ketelitian dan kepatuhan menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Bupati Sujidra optimistis capaian WTP yang telah diraih selama sebelas tahun berturut-turut dapat dipertahankan. Namun demikian, ia mengingatkan agar seluruh jajaran tidak lengah dan terus meningkatkan kualitas kinerja, terutama dalam aspek administrasi keuangan.

Di sisi lain, perwakilan BPK RI Bali, Ida Bagus Ketut Wisnu, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara komprehensif. Tidak hanya memeriksa angka dalam laporan, tim audit juga akan menilai sistem pengendalian internal serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Proses pemeriksaan ini dijadwalkan berlangsung selama lebih dari satu bulan, dengan fokus pada evaluasi dokumen dan mekanisme pengelolaan keuangan daerah.

Sebagai gambaran, tingkat tindak lanjut atas rekomendasi hasil pemeriksaan sebelumnya di Buleleng telah mencapai 98,62 persen. Angka tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti catatan BPK sekaligus menjadi modal penting untuk kembali meraih opini WTP pada tahun ini.