19.10.2026

Satpol PP Buleleng Turun ke SPBU, Pengawasan Antrean BBM Diperketat untuk Cegah Kemacetan

0
image

Bersama TNI-Polri dan Dinas Perhubungan, petugas mengedepankan pendekatan persuasif agar antrean BBM tetap tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan.

SINGARAJA, SINGARAJANOW– Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Buleleng. Untuk mencegah dampak terhadap ketertiban umum dan kelancaran lalu lintas, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Buleleng memperkuat pengawasan lapangan melalui sinergi bersama Dinas Perhubungan serta aparat keamanan TNI dan Polri.

Pengawasan terpadu ini dilaksanakan di sejumlah SPBU di kawasan Kota Singaraja dan beberapa wilayah kecamatan yang memiliki potensi kepadatan kendaraan. Petugas turut memastikan antrean tidak meluas hingga menghambat jalan umum, sekaligus mengantisipasi potensi perselisihan yang dapat muncul akibat meningkatnya jumlah kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM).

Kepala Satpol PP Kabupaten Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono, mengatakan pemantauan langsung yang dilakukan pada Kamis (15/10) merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Kehadiran petugas di lokasi diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus membantu mengendalikan kondisi lalu lintas di sekitar SPBU.

BACA JUGA

Pastikan Pasokan BBM, Bupati Sutjidra Minta Buleleng Diprioritaskan dan Kawal Distribusi Bersama Forkopimda

“Dalam kondisi antrean yang cukup padat, kami ingin memastikan masyarakat tetap merasa aman dan aktivitas di sekitar SPBU tidak terganggu. Karena itu, koordinasi bersama TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan terus dilakukan agar penanganan di lapangan berjalan dengan baik,” ungkap Komang Kappa Tri Aryandono.

Ia menjelaskan, personel yang bertugas tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga memberikan imbauan secara langsung kepada pengendara. Pendekatan humanis dan komunikatif menjadi prioritas agar masyarakat bersedia mengikuti arahan tanpa menimbulkan ketegangan di tengah antrean.

Menurutnya, pengaturan antrean perlu memperhatikan kepentingan seluruh pengguna jalan. Kendaraan yang menunggu giliran mengisi BBM diharapkan tetap berada pada jalur yang semestinya dan tidak menggunakan bahu jalan secara berlebihan hingga mengganggu kendaraan yang melintas.

“Kami meminta masyarakat tetap mengedepankan kesabaran dan saling menghormati. Ikuti petunjuk petugas, jangan menyerobot antrean, serta pastikan kendaraan tidak menutup akses jalan. Dengan kerja sama semua pihak, situasi yang padat dapat kita kelola tanpa mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.

Satpol PP Buleleng juga mengajak masyarakat dan pengelola SPBU untuk bersama-sama menjaga keteraturan selama proses pengisian BBM berlangsung. Komunikasi yang baik antara petugas dan warga dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman serta mengurangi potensi gangguan di lapangan.

Melalui pengawasan terpadu dan koordinasi lintas instansi, Pemkab Buleleng berupaya memastikan penanganan antrean BBM tetap mengutamakan keamanan, ketertiban, dan kelancaran mobilitas masyarakat. Warga pun diharapkan tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk kondisi antrean di wilayah Buleleng.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *