19.10.2026

Bupati Sutjidra Siapkan Nakes dan Ambulans, Antisipasi Dampak Antrian BBM

1
IMG-20261015-WA0103

Dishub dan Satpol PP Turut Jaga Ketertiban, Sutjidra Imbau Warga Tidak Panik dan Membeli BBM Sesuai Kebutuhan

SINGARAJA, SINGARAJANOW – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyiapkan tenaga kesehatan hingga ambulans untuk mengantisipasi dampak dari antrean panjang warga yang akan membeli bahan bakar minyak (BBM).

Hal itu disampaikan Bupati I Nyoman Sutjidra saat ditemui usai membuka kegiatan Konsolidasi dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI Buleleng di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Kamis (15/10). Ia turut prihatin atas banyaknya pemberitaan di luar Buleleng terkait antrean BBM yang menimbulkan dampak kesehatan terhadap warga. Bahkan ada warga yang pingsan karena mengalami kelelahan pasca mengantri untuk membeli bahan bakar kendaraan.

Mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, Bupati Sutjidra kemudian menginstruksikan kepada seluruh puskesmas yang diwilayahnya terdapat SPBU untuk bersiaga seandainya ada warga yang memerlukan pelayanan kesehatan.

“Jadi kalau ada masyarakat yang antre BBM kemudian kelelahan atau masalah kesehatan lainnya bisa segera diatasi,”ujarnya.

BACA JUGA
Bupati Sutjidra Tekankan Digitalisasi dan Transparansi Perizinan untuk Dukung Investasi di Buleleng

Bupati Sutjidra menambahkan selain Puskesmas, pihaknya juga menerjunkan Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menjaga ketertiban dan kondusifitas di Buleleng.

“Dari 20 Puskesmas yang ada, saya kira itu sanggup untuk mengcover 21 SPBU di seluruh Buleleng,”ungkap Sutjidra.

Pemerintah Kabupaten, menurut Bupati Sutjidra akan terus memantau pasokan BBM serta pendistribusiannya kepada masyarakat. Dalam situasi seperti ini, Ia juga menyampaikan kepada masyarakat untuk membeli bahan bakar sesuai dengan kebutuhan.

“Jangan ikut panik tidak ada BBM, BBM itu ada tapi perlu kita tunggu untuk pendistribusiannya,” tutup Sutjidra.

1 thought on “Bupati Sutjidra Siapkan Nakes dan Ambulans, Antisipasi Dampak Antrian BBM”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *