Buleleng Ajukan Dukungan Perlengkapan Jalan ke Kemenhub, Fokus Perkuat Keselamatan Lalu Lintas
Bupati Sutjidra dan Wabup Supriatna membawa usulan penguatan fasilitas keselamatan jalan dalam audiensi bersama Ditjen Perhubungan Darat.
SINGARAJA, SINGARAJANOW – Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali mendorong penguatan infrastruktur transportasi melalui dukungan pemerintah pusat. Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna menggelar audiensi dengan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Kamis (1/10), untuk membahas sejumlah kebutuhan sektor perhubungan di Buleleng.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkab Buleleng dalam membangun koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya untuk menyelaraskan kebutuhan pembangunan daerah dengan program dan kebijakan Kementerian Perhubungan.
Dalam pertemuan itu, Sutjidra dan Supriatna menyampaikan sejumlah usulan yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pelayanan transportasi serta keselamatan pengguna jalan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kebutuhan perlengkapan jalan pada sejumlah ruas jalan kabupaten.
Dukungan perlengkapan jalan dinilai penting untuk melengkapi fasilitas keselamatan di lapangan. Keberadaan rambu, marka maupun perangkat pendukung lainnya diharapkan dapat membantu menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menggunakan jalan.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan, kebutuhan perlengkapan jalan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Keselamatan masyarakat menjadi salah satu perhatian kami. Karena itu, kami berupaya agar kebutuhan perlengkapan jalan di sejumlah ruas dapat memperoleh dukungan, sehingga fasilitas keselamatan dan pelayanan transportasi di Buleleng semakin baik,” ujar Sutjidra.
Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna menambahkan, penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat diperlukan agar kebutuhan daerah dapat disampaikan secara langsung dan memiliki peluang untuk disinergikan dengan program yang tersedia di Kementerian Perhubungan.
Menurutnya, pembangunan sektor perhubungan tidak hanya berkaitan dengan konektivitas antarwilayah, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.
Pemkab Buleleng berharap komunikasi dan sinergi tersebut dapat berlanjut pada dukungan nyata terhadap kebutuhan perlengkapan jalan di berbagai titik yang dinilai membutuhkan penanganan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat tata kelola transportasi dan keselamatan lalu lintas di Kabupaten Buleleng.